Sabtu, 04 November 2017

Tugas 2 Analisis Iklan Produk

Produk 1 : The Mic
Kelebihan dari iklan ini :
1.       Pemilihan warna yang cukup baik karena warna tersebut terkesan elegan.
2.       Mempusatkan perhatian pada desain sepatu tersebut karena gambarnya dibuat dengan ukuran yang cukup besar dan berada di tengah-tengah.
3.       Desain iklan yang cukup simple sesuai dengan segmentasi pasar untuk kaum pria yang tidak menyukai desain yang terlalu ramai.

Kekurangan dari Iklan ini :
1.       Tulisan yang memperjelas iklan tersebut terlalu kecil dan berada di pojok iklan. Sehingga sulit terbaca oleh orang yang melihat iklan tersebut.
2.       Maksud dari iklan yang kurang jelas.
a.       Sepatu dan Astronot : maksud dari iklan ini bisa saja diartikan sebagai sepatu yang cocok (dipakai) oleh astronot.
b.      Sepatu raksasa yang akan menginjak astronot : maksud dari iklan ini bisa saja diartikan sepatu yang sangat berat karena kita akan berpikir bagaimana dampaknya saat sepatu tersebut menginjak para astronot.
c.       Sepatu melayang yang berada di atas astronot : maksud dari iklan ini bisa saja diartikan dengan sepatu yang di desain dengan sangat ringan bahkan lebih ringan dibandingkan astronot yang sedang berada di luar angkasa.
Untungnya maksud dari iklan tersebut diperjelas dengan tulisan yang berada di pojok iklan tersebut yaitu “Light, durable and very bouncy.” Namun sangat disayangkan tulisan tersebut ada di pojok iklan sehingga kurang terlihat.
3.       Desain iklan tersebut bisa ditambahkan unsur-unsur luar angkasa agar lebih diperjelas bahwa sepatu tersebut sedang melayang di luar angkasa.



Produk 2 : Au I
 Kelebihan dari iklan ini :
1.       Dengan melihat gambarnya saja, dapat langsung diketahui bahwa anjing-anjing tersebut sudah pasti akan dikalahkan dengan sang cheetah dengan mudah walaupun anjing tersebut lebih dulu berlarinya.
2.       Slogan iklan “Nothing to prove” dan penjelasan iklan tersebut yang sangat ambisius dan sangat meyakinkan konsumen. Sehingga konsumen tertarik dengan produk yang meyakinkan dengan kualitas yang sangat baik.
3.       Mencantumkan brand dan logo yang cukup jelas. Sehingga konsumen tau bahwa yang diiklankan adalah mobil dari perusahaan tersebut.

Kekurangan dari iklan ini :
1.       Gambar yang disajikan kualitasnya kurang baik, sehingga terkesan gambar yang sangat biasa. Padahal dengan perusahaan sebesar dan seterkenal itu, akan lebih baik untuk menampilkan gambar yang berkualitas baik pula. Sehingga konsumen akan mengingat dan terkesan dengan gambar tersebut.
2.       Pemilihan warna yang sangat standar. Sebaiknya untuk lebih menarik perhatian dan memperlihatkan jati diri dari produk mobil tersebut, diberikan warna yang sesuai dengan kriteria mobil tersebut.


Produk 3 : Tato
Kelebihan dari iklan ini :
1.       Penggambaran produk dengan cukup jelas dengan varian produk tersebut.
2.       Gambar produk yang menonjol sehingga konsumen langsung terpusat pada produk tersebut.

Kekurangan dari iklan ini :
1.       Warna dari tulisan di slogan yang kurang menyala (menarik) sehingga terkesan biasa saja.
2.       Desain latar iklan yang sangat kaku, sedangkan slogan dari iklan tersebut berbunyi “Life is never Flat”, akan lebih baik kalau desain dari iklan tersebut dibuat sedinamis mungkin agar terlihat bahwa produk tersebut tidak memberikan sesuatu yang benar-benar ‘Flat’.
3.       Gambar keripik kentang yang terlalu sedikit jumlahnya, sehingga terkesan bahwa isi keripik kentang tersebut hanya sedikit dari setiap kemasan.
4.       Tulisan “Potato Chips” yang terlalu terkesan tipis. Sehingga konsumen harus memperjelas bacaan tersebut agar tau bahwa tulisannya demikian.


Produk 4 : Dina
Kelebihan dari iklan ini :
1.       Warna yang disajikan terkesan sangat menyegarkan dan efek-efek dari cipratan air yang sangat menggiurkan.
2.       Berlatarkan pantai sehingga menambahkan nilai produk tersebut bahwa minuman tersebut sangat cocok dinikmati di iklim-iklim tropis atau di Negara yang sedang mengalami musim panas.
3.       Terdapatnya logo halal sehingga memberikan kepercayaan terhadap produk tersebut bahwa dapat dinikmati untuk semua orang.

Kekurangan dari iklan ini :
1.       Iklan yang terlalu penuh dengan tulisan-tulisan, dan gambar dari produk tersebut terkesan tertutupi dengan gambar disekitarnya dengan warna yang serupa.
2.       Slogan “Orange No. 1 Di Dunia” yang dinilai kurang tepat dalam bahasa Indonesia. Karena dalam bahasa Indonesia seharusnya kata orange tersebut diganti dengan kata Jeruk. Atau dengan pilihan lain, seluruh kalimat tersebut dapat diganti dengan bahasa inggris.
3.       Tulisan “Bulir utuh” dan “Fresh to the top” yang kurang menonjol karena warna latar yang lebih mencolok.


Produk 5 : It Kat




Kelebihan dari iklan ini :
1.       Ide iklan yang sangat menarik. Karena membuat konsumen membayangkan bahwa bangku taman yang di cat dengan warna cokelat itu menjadi benar-benar coklat.
2.       Iklan yang simple namun dapat dipahami dengan sangat jelas oleh konsumen dan sangat mudah diingat.

Kekurangan dari iklan ini :
1.       Merk dari iklan tersebut yang kurang jelas. Karena ada bagian yang tersobek. Sehingga konsumen yang belum mengetahui produk tersebut akan bertanya-tanya apa sebenarnya nama dari produk tersebut.
2.       Terdapat orang di iklan tersebut yang terkesan acuh terhadap produk tersebut. Akan sangat baik apabila orang yang sedang duduk itu terlihat tertarik dengan coklat tersebut.

Produk 6 : Bs
                     Kelebihan dari iklan ini :
1.       Slogan iklan “Tea with Shocking Soda” yang sangat meyakinkan bahwa teh tersebut benar-benar “Shocking”.
2.       Penjelasan produk yang cukup baik dengan menampilkan produk yang mempunyai dua kemasan yaitu dalam botol kaca dan botol kaleng.
3.       Produk yang terlihat lebih segar dengan diberikan es batu disekitar kemasan.

                     Kelemahan dari iklan ini :
1.       Desain iklan yang terlihat sangat biasa dan terkesan dibuat tanpa kemampuan khusus. Karena seperti tidak ada proses editing kecuali penambahan tulisan untuk slogan iklan tersebut.
2.       Filter iklan tersebut kurang diperbaiki, sehingga terlihat pucat dan kurang menarik.

3.       Latar yang terlalu biasa karena hanya memperlihatkan dinding polos tanpa menunjukan identitas ataupun kelebihan dari produk tersebut.

Sore

Sore…
Tepatnya pukul 17.25 WIB, dimana langit sedang indah-indahnya. Warna yang cocok untuk menggambarkan itu? Hmm mungkin warna oranye dan kuning. Bukan, bukan oranye dan kuning yang menyala. Bukan oranye seperti warna motor untuk petugas pos, dan bukan kuning yang sekuning sirup rasa jeruk. Langit tetap cerah. Bayangkan saja cerahnya langit yang bewarna biru itu berpadu dengan oranye dan kuning yang menciptakan gradasi yang indah. Menenangkan. Mungkin itu kata yang tepat untuk mendeskripsikan bagaimana rupa dari langit senja kala itu.
Segalanya sempurna. Macet di Jakarta seperti biasa. Bahkan lalu lintas lebih lengang dari biasanya. Aneh, apakah orang-orang pulang cepat hari ini? Biasanya di jam sibuk seperti ini, Ibu Kota akan sangat agresif dan tidak membiarkan satupun untuk bersabar menghadapi kemacetan yang terjadi. Pedagang kaki limapun dengan antusiasnya menjajakan dagangannya dengan suara yang nyaring seakan-akan sudah sangat terlatih agar suaranya dapat di dengar dengan keadaan seramai apapun.
Seharusnya Mikaila bahagia. Bagaimana tidak ? sepanjang perjalanan pulang kantor tadi, dia selalu mendapatkan tempat duduk dan keadaan di dalam bus juga tidak terlalu padat. Bahkan di halte tempat dia menunggu bus selanjutnya, Mikaila dapat duduk dengan tenang karena halte yang sepi. Namun sayang, apa yang seharusnya terjadi menandakan bahwa hal itu tidak terjadi demikian. Mikaila bersedih. Kali ini sedih yang amat sangat sedih. Menangis? Tidak. Bahkan Mikaila tidak tau bagaimana untuk memulai tangisannya. Dia hanya bisa diam. Itu hal yang tepat dilakukan, setidaknya itu yang dipikirkan oleh Mikaila. Terdiamnya Mikaila dialihkan dengan mendengarkan lagu di handphonenya dengan menggunakan earphone. Entahlah, saat itu lagu yang tepat menurut Mikaila adalah lagu dengan judul Butterfly yang dinyanyikan oleh Maruli Tampubolon dan Raisa Si Wanita cantik luar biasa itu.
Jangan, jangan tanya Mikaila mengapa dia bersedih. Dia tidak akan sanggup untuk menceritakan semuanya kepada kalian sekalipun Mikaila sangat ingin melakukannya. Biar aku, aku saja yang menceritakan kepada kalian betapa sedihnya kehidupan Mikaila. Setidaknya apa yang benar-benar membuatnya sangat sedih saat ini…
Apa yang terjadi ? yang terjadi adalah Rasya menjalin hubungan spesial dengan Wirda. Mungkin mereka sekarang sudah resmi menjadi sepasang kekasih. Atau mungkin tidak, entahlah. Yang jelas mereka bukan hanya sekedar teman.
Rasya, ia adalah partner Mikaila. Sejak SMP mereka selalu bersama, semua berasal saat mereka sekelas di kelas 9. Tanpa diduga ternyata mereka sangat cocok. Bukan dalam kepribadian yang sama, kepribadian mereka sangat berbeda. Namun mereka mencoba memahami mengapa segala sesuatu itu dapat berbeda. Mengertilah mereka, dan hal itu membuat mereka saling mengisi kehidupan mereka hingga saat ini. Ya, Rasya bekerja di Kantor yang sama dengan Mikaila. Mikaila terlebih dahulu bekerja di perusahaan tersebut, dan tanpa diduga ternya Rasya diterima bekerja di perusahaan yang sama. Takdir? Entahlah, mungkin yang tepat adalah ajaib, atau hanya kebetulan mungkin.
Segalanya terasa indah, setidaknya bagi Mikaila. Bagaimana tidak,  dari semenjak pertamakali bertemu Rasya, Rasya selalu memberikan kesan terbaik untuk Mikaila. Rasya sangat pengertian, perhatian, tidak mudah marah, sangat friendly, dan lebih lagi mereka memiliki selera humor yang sama. Siapa yang tidak bahagia jika selalu disertai tawa setiap kali bertemu?
Ditambah lagi, semenjak Rasya sekantor dengan Mikaila, Rasya selalu mengantar dan menjemput Mikaila. Bahkan saat Mikaila lembur, Rasya dengan siapnya mengajukan diri untuk menunggu Mikaila sampai Mikaila selesai lembur. Keuntungan yang luar biasa untuk Mikaila karena tidak harus berdesak-desakan di bus kota yang jalannya tidak teratur.
Ya, kalian sudah pasti tau. Bahwa Mikaila menyukai Rasya. Mikaila menyayangi Rasya. Siapa yang tidak akan jatuh cinta jika menghadapi laki-laki seperti Rasya. Untungnya Rasya tidak terlalu tampan, tapi tidak terlalu jelek juga. Ideal. Sehingga Mikaila tidak terlalu takut untuk kehilangan Rasya, dan sepertinya Rasya tidak akan meninggalkan Mikaila juga, setidaknya begitulah pikir Mikaila.
Tujuh bulan sudah Rasya bekerja di perusahaan yang sama dengan Mikaila. Tidak terasa semuanya begitu indah. Rasya dan Mikaila memang tidak menjalin hubungan dengan status yang jelas. Namun Mikaila yakin bahwa mereka memiliki hubungan yang pasti. Mengapa hubungan mereka dengan status yang tidak jelas? Entahlah, Rasya hanya bilang bahwa Rasya sudah nyaman dengan ini semua. Dan Mikaila mengiyakan hal tersebut.
Wirda hadir, anak baru di divisi yang sama dengan Mikaila. Wirda baik, cantik, blablabla ya… seperti orang pada umumnya. Meskipun Wirda dan Mikaila berada di divisi yang sama, mereka tidak terlalu akrab. Sampai akhirnya Wirda bercerita mengenai kehidupannya kepada Mikaila. Dan Mikaila bertindak sebaik mungkin untuk memberikan tanggapan dan saran kepada Wirda sebaik mungkin. Tanpa disangka-sangka hal itu membuat Wirda mengakrabkan diri dengan Mikaila. Dan Mikaila dengan lapang dadanya menerima Wirda tanpa rasa ragu sedikitpun.
Wirda menjadi teman yang baik selama di kantor, bahkan mereka tak segan-segan melangsungkan percakapan di aplikasi chatting saat malam hari sebelum tidur. Tak terasa mereka sudah berteman selama beberapa bulan. Semuanya berjalan sempurna. Wirda baik, Rasya baik, Mikaila bahagia. Sampai akhirnya Wirda yang saat itu sedang lembur juga, bertemu dengan Rasya yang sedang menunggu Mikaila untuk mengantarnya pulang. Dengan etika baiknya Mikaila, maka Mikaila memperkenalkan Wirda dan Rasya saat itu. Dan sudah. Sebatas itu yang Mikaila ketahui.
Sebulan dari itu, Rasya semakin berubah. Sudah dua minggu Rasya tidak pernah mengantar dan menjemput Mikaila. Mikaila mengerti itu, karena Rasya bilang bahwa kendaraannya sedang digunakan sepupunya keluar kota. TIdak ada yang salah dari itu. Mikaila harus berangkat dan pulang sendiri, namun Mikaila tetap mensyukuri itu. Karena Mikaila menikmati bagaimana nikmatnya duduk di angkutan umum dan melihat pekerja-pekerja lain yang terlihat lelah juga. Itu membuatnya bersyukur bahwa dia lelah adalah hal yang baik karena mengantarkan kita ke suatu hal yang baik pula.
Rasya sering menghilang. Dan ada hal yang mengganjal antara mereka. Rasya sudah tidak membutuhkan Mikaila lagi. Untunglah ada Wirda yang mendengarkan segala keluh kesah Mikaila mengenai Rasya. Wirda hanya mengiyakan dan menyuruh Mikaila untuk bersabar, namun itu sangat cukup bagi Mikaila.
Kemarin, ya… tepat kemarin. Apa yang mengganjal di benak Mikaila akhirnya terjawab. Mikaila melihat Rasya menggandeng tangan Wirda di café dekat halte biasa Mikaila menunggu bus. Mikaila sangat terkejut melihat hal tersebut, namun Mikaila tetap berpikiran positif, mungkin saja ada kerjaan yang harus diselesaikan oleh mereka. Namun Mikaila tidak bisa diam. Dia mencoba untuk menghubungi Wirda dan Rasya dengan menanyakan bahwa mereka sedang berada dimana. Dan jawaban dari mereka adalah kebohongan yang semakin mengusik Mikaila. Sudah, cukup. Mikaila harus tau apa yang terjadi sebenarnya. Mikaila menghampiri mereka. Dan kali ini, mereka yang terkejut melihat kehadiran Mikaila. Wirda hanya terdiam dengan tatapan angkuh, seakan membentengi diri bahwa ia tidak salah melakukan semua ini. Dan Rasya, dengan segala mencoba menjelaskan semuanya kepada Mikaila. Namun yang dapat dikatakan Rasya adalah bahwa Rasya dan Mikaila tidak mempunyai hubungan apapun, maka Rasya bebas menentukan siapa yang dipilih oleh Rasya. Detik itu juga, Mikaila pergi dari café itu dan melanjutkan perjalanan pulangnya dalam diam.
Mikaila tidak pernah menyangka mengapa semua ini terjadi. Mengapa Rasya dapat melakukan itu? Mengapa Wirda sedingin itu? Mereka mereka sejahat itu? Kenapa harus Rasya? Kenapa harus Wirda? Rasya, kenapa harus dengan sahabatku sendiri? Begitulah yang ada di benak Mikaila.
Langit cerah yang selama ini dilalui oleh Mikaila, sudah berubah total. Mikaila tidak mempunyai orang yang dapat dipercayainya lagi. Sudah berakhir. Hari ini di halte bus saat sore hari, Mikaila masih memikirkan kejadian kemarin. Sekarang kita semua tau, mengapa Mikaila bersedih dan kalian harus tau bahwa Mikaila adalah pribadi yang sangat kuat…
Dan Kesedihan Mikaila adalah awal dari kesedihan yang akan dirasakan berlipat ganda oleh Wirda dan Rasya…
~
Mengapa kesedihan Mikaila akan menjadi awal dari kesedihan Wirda dan Rasya? Karena tidak pernah dibenarkan untuk menyakiti orang lain. Saat orang tersakiti, akan ada dua kemungkinan yaitu orang tersebut akan terpuruk atau orang tersebut akan bangkit dengan hati yang semakin kuat. Saat orang terpuruk, itu menandakan bahwa dia tidak menyadari seberapa kuatnya dia dalam menghadapi segala kesakitan itu. Dia tidak mempercayai kekuatan yang ada di dalam dirinya dan mengerti bagaimana untuk melawan keterpurukan itu,
Dan saat orang memutuskan untuk bangkit dan semakin kuat, maka orang itu berhasil meyakinkan dirinya bahwa segala ujian yang diberikan berdasarkan seberapa kuatnya dia. Dia tau cara menghadapi agar dirinya tidak semakin terpuruk dan dia tidak merendahkan dirinya di hadapan orang lain dengan memperlihatkan kelehamahannya.
Ya, semua itu hal yang amat sangat diwajarkan. Bersedih, merasa langit runtuh, dunia hancur, bahkan berpikiran untuk mengakhiri kehidupan adalah hal yang sangat wajar untuk setiap orang yang bersedih. Namun, apakah itu hal yang dianjurkan? Apakah hal itu adalah hal yang dinilai benar oleh sebagian orang? Tidak. Orang akan ikut bersedih, diawal. Selanjutnya orang akan tau betapa lemahnya kita.
Lalu mengapa kita terlena untuk membuat orang lain melihat betapa sengsaranya kita? Mengapa kita tidak berlomba untuk menyusun lagi pecahan-pecahan kehidupan kita dengan lapisan emas yang berkilauan? Biarkan orang lain tau kita pernah terluka, namun mereka akan terpesona dengan keindahan yang kita pancarkan dari segala luka tersebut.


 Addini D. Haqque

Sabtu, 07 Oktober 2017

Tugas 1 : Dasar Komunikasi dan Komunikasi Bisnis

Addini Daulati Haqque
10214179
4EA10


Pengertian Komunikasi Bisnis
Sebelum beranjak lebih jauh pada arti komunikasi bisnis, ada baiknya kita mengetahui arti dari dua kata tersebut. Komunikasi secara etimologis berasal dari bahasa Latin, yakni Communico, Communicatio, dan Comunicare yang artinya membuat sama. Secara terminologis, kata komunikasi memiliki arti sebagai proses dalam menyampaikan gagasan dari pihak satu ke pihak lainnya.
Dari arti kedua kata di atas, dapat disimpulkan bahwa komunikasi bisnis merupakan proses pertukaran pendapat, gagasan maupun informasi yang disajikan secara personal maupun impersonal dengan perantara simbol-simbol atau sinyal dan memiliki tujuan tertentu. Informasi maupun gagasan yang disampaikan tersebut hendaknya bersifat informatif dan persuasif, agar pihak yang lain sanggup menerima dan melakukan suatu kegiatan yang berkaitan dengan informasi tersebut.
Fungsi Komunikasi Bisnis
Suatu hal tentu saja memiliki fungsi, yang merupakan kegunaan dirumuskannya hal tersebut. Begitu pula dengan pokok bahasan kali ini. Manfaat komunikasi bisnis terdiri dari beberapa hal, yakni fungsi informatif, fungsi kontrol, fungsi persuasif/motivatif, dan fungsi emotif. Fungsi informatif, yakni fungsi yang memberikan berbagai pilihan maupun mengubah suatu keadaan bisnis, serta dalam membuat suatu keputusan.
Kemudian fungsi komunikasi bisnis selanjutnya yaitu fungsi kontrol. Fungsi ini diharapkan dapat mengendalikan dan mengawasi, yakni dengan cara menyediakan saluran feedback pada setiap kegiatan tersebut, baik secara individual maupun organisasional. Fungsi lainnya yakni fungsi persuasif/ motivatif. Dengan adanya fungsi ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif pada orang lain melalui sebuah treatment tertentu supaya orang lain dapat menerima dan bertindak sesuai yang diharapkan.
Dan fungsi yang terakhir yaitu fungsi emotif. Fungsi ini sebagai suatu alat atau cara dalam mengekspresikan emosi yang ditujukan pada penerimaan inti gagasan/ide yang disampaikan. Dengan adanya beberapa fungsi di atas, diharapkan fungsi tersebut dapat berjalan secara optimal.
Ruang Lingkup Komunikasi Bisnis
Setelah kita mengurai mengenai pengertian dan fungsi komunikasi bisnis di atas, selanjutnya kita bahas mengenai ruang lingkupnya. Pada dasarnya ruang lingkup komunikasi bisnis sangatlah luas dan lebih komplek, seperti komunikasi pada sejarah berdirinya organisasi/perusahaan hingga pengelolaan dan pengembangannya.
Beberapa ruang lingkup komunikasi bisnis yaitu pertama, komunikasi internal. Komunikasi ini berlangsung pada cakupan organisasi/perusahaan yang terjadi di antara organisasi/perusahaan tersebut. komunikasi internal dibagi menjadi tiga jenis, yaitu komunikasi vertikal (atasan dan bawahan), komunikasi horizontal (orang yang memiliki jabatan yang sejajar), dan komunikasi diagonal (orang yang memiliki jabatan yang berbeda pada posisi yang tidak sejajar vertikal).
Cakupan komunikasi bisnis kedua yaitu komunikasi eksternal, yakni komunikasi yang terjadi antara organisasi/perusahaan dan pihak luar organisasi/perusahaan seperti masyarakat. Komunikasi ini dapat terjadi melalui beberapa hal, seperti adanya pameran, promosi, publikasi, konferensi pers, radio, televisi, serta adanya kegiatan bakti sosial maupun kegiatan pengabdian pada masyarakat.

Unsur Unsur Komunikasi / Komponen Komunikasi
1.      Komunikator
Komunikator merupakan pihak yang bertindak sebagai pengirim pesan dalam proses komunikasi. Dengan kata lain, komunikator adalah seseorang atau sekelompok orang yang memiliki inisiatif untuk menjadi sumber dalam sebuah hubungan atau interaksi.
Komunikator tidak hanya berperan sebagai pengirim pesan saja. Akan tetapi juga memberikan sebuah respon atau tanggapan dan menjawab dari proses komunikasi yang sedang berlangsung.
Baik itu secara langsung maupun tidak langsung.
2.      Pesan atau Informasi
Pesan atau informasi merupakan keseluruhan apa yang disampaikan oleh komunikator. Pesan bisa berupa sebuah kata-kata, tulisan, gambaran, atau sebuah perantara lainnya.
Pesan ini mempunyai inti, yaitu mengarah pada usaha untuk mengubah sikap dan tingkah laku orang lain. Inti pesan akan selalu mengarah kepada tujuan akhir komunikasi tersebut.
3.      Sarana Komunikasi atau Channel
Sarana komunikasi atau channel dapat disebut dengan media yang digunakan sebagai penyalur pesan dalam sebuah proses komunikasi.
Pemilihan sarana atau media dalam proses komunikasi tergantung pada sifat berita yang akan disampaikan.
4.      Komunikan atau Receiver
Komunikan adalah sebutan bagi orang yang menerima pesan atau berita yang disampaikan oleh komunikator. Komunikan dapat terdiri dari satu roang atau lebih dan bisa pula dalam bentuk kelompok.
5.      Umpan Balik atau Feedback
Umpan balik bisa diartikan sebagai jawaban komunikan atas pesan yang diberikan oleh komunikator kepadanya. Pada komunikasi yang dinamis, komunikator dan komunikan akan terus menerus bertukar peran.
6.      Dampak atau Effect
Dampak adalah efek perbedaan yang dialami oleh komunikan sebelum dan sesudah menerima pesan. Apabila sikap dan tingkah laku komunikan berubah sesuai dengan isi pesan, maka komunikator telah berhasil dengan baik.

ORAL COMMUNICATION :
Terdapat beberapa unsur komunikasi, antara lainnya adalah :

Bentuk Dasar Komunikasi
      1.      Komunikasi Nonverbal
Komunikasi nonverbal adalah kumpulan isyarat, gerak tubuh, intonasi suara, sikap, dan sebagainya, yang memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi tanpa kata-kata (Bovee dan Thill, 2003:4). Komunikasi nonvebal sering juga disebut sebagai bahasa diam (silent language). ahli antropologi mengatakan bahwa sebelum adanya komunikasi verbal, masyarakat berkomunikasi nonverbal melalui gerakan tubuh (body language).
Menurut Mark Knap (dalam Cangara, 2004:100), fungsi komunikasi nonverbal adalah :
1)      Meyakinkan apa yang diucapkan (repetition)
2)      Menunjukan peraaan atau emosi yang tidak bisa diutarakan dengan kata-kata (substitution)
3)      Menunjukan jati diri sehingga orang lain bisa mengenalnya (identity)
4)      Menambah atau melengkapi ucapan-ucapan yang dirasa belum sempurna.

Dalam berbagai studi, komunikasi nonverbal dikelompokan dalam beberapa bentuk (Cangara, 2004:101):
A.     Kinesics, yaitu komunikasi verbal yang ditunjukan dengan gerakan tubuh :
1)      Emblems, merupakan sebuah isyarat yang di buat oleh suatu budaya. Misalnya, V bagi orang amerika merupakan Victory atau kemenangan
2)      Illustrators, merupakan sebuah gerakan badan untuk mengilustrasikan sesuatu. Misalnya, Tinggi badanya seseorang, Gemuk langsingnya seseorang
3)      Affect Display, Merupakan isyarat yangbiasanya timbul karena pengaruh dari emosional seseorang. Misalnya wajah senang, wajah bete, wajah sedih. Raut Muka juga mengisyaratkan suatu pesan.
4)      Regulators, Suatu gerakantubuh yang biasanya terjadi di daerah kepala, misalnya mengangguk, menggelengkan kepala.
5)      Adaptory, suatu gerakan tubuh yang menunjukan kejengkelan pada sesuatu. Misal menggerutu, menarik napas dalam2, mengepalkan tinju.
B.     Gerakan Mata (eye gaze)
Siapa bilang mata tak dapat berbicara? Justru terkadang mata lah yang paling menunjukan ekspresi seseorang. Apakah dia sedang sebal, sedih, senang, terharu. Mata tak bisa bohong. Jika seseorang sedang suka pada pasangannya, maka tatapannya akan terasa berbeda.

C.     Sentuhan (Touching)
Sentuhan adalah sebuah isyarat yang dilambangkan dengan sentuhan badan. Ada tiga bentuk sentuhan badan :
1)      Kinesthetic, merupakan isyarat yang menunjukan kemesraan, atau keakraban.
2)      Sociofugal, merupakan isyarat yang menunjukan awal mula persahabatan.
3)      Thermal, merupakan isyarat awal menunjukan persahabatan, namun lebih intim, misalnya menepuk bahu, adu tinju, dll.

D.     Paralanguage
Paralanguage merupakan suatu isyarat yang timbul karena adanya sebuah tekanan pada saat berbicara. sehingga pada saat si komunikator berbicara, sang komunikan sudah mengerti apa yang sebenarnya ingin dibicarakan. Contoh : ketika sang suami memanggil dengan mesra “sayaang..” maka sang istri sudah mengetahui bahwa suaminya memanggil dia.
E.      Diam
Diam juga merupakan bentuk komunikasi nonverbal. walaupun bentuk komunikasi ini merupakan bentuk yang sangat sulit untuk di terka karena bisa saja apa yang dipikirkan orang itu adalah negatif atau pun positif.

F.      Postur Tubuh
Terkadang manusia mengartikan postur tubuh secara “branding”. Bentuk Postur tubuh seseorang dapat dilihat dari 3 bentuk :
1)      Ectomorphy, tingi kurus, dilambangkan orang yangemmpunyai sikap ambisius, pintar dan kritis
2)      Mesomorphy, bentuk tubuh yang tegap dan atletis melambangkan orang tersebut cerdas, bersahabat, dan aktif
3)      Endomorphy, bentuk tubuh pendek, bulat, dan gemuk, melambangkan pribadi yang humoris, santai, dan cerdik.

G.     Warna
Warna memberikan arti pada objek. Misal warna merah tanda marah, putih suci.

H.     Bunyi
Jika Paralanguage merupakan bentuk tekanan pada suara, sedangkan bunyi adalah tekanan pada suatu benda yangmemiliki arti. Misal, tepuk tangan tanda apresiasi, peluit parkir tanda berenti atau maju. dll.
1)      Bau
Bau bisa melambangkan suatu pesan. Misalnya, wewangian kosmetik akan berbeda dengan wewangian makanan.

      2.      Komunikasi Verbal
Komunikasi verbal merupakan bentuk komunikasi dimana disampaikan secara lisan atau tertulis yang menggunakan suatu bahasa. Bahasa didefinisikan sebagai seperangkat kata yang disusun secara terstruktur sehingga menjadi kalimat yang mempunyai arti. Komunikasi Verbal trbagi menjadi 2 Komunikasi lisan atau Oral Communication (berbicara dan mendengar), Komunikasi Tertulis atau Written Communication (menulis dan membaca).

A.     Berbicara
Berbicara merupakan salah satu bentuk komunikasi verbal yang bersifat oral. Berbicara sangatlah fatal dilakukan jika kita tidak mempunyai bahan dan persiapan yang matang. Karena komunikasi bersifat irresversibel (tidak dapat diulang). Sehingga apa yang kita bicarakan haruslah benar-benar baik.
Keunggulan Berbicara :
·         Tidak Merepotkan
·         Waktu yang diperlukan lebih sedikit
·         Tidak memerlukan bentuk komposisi yang baku
·         tidak perlu menulis, tidak perlu mengirimakn pesan tersebut kepada orang yang dituju (secara materil)
·         Langsung diterima komunikan
·         Ditunjang mimik wajah dan gerak tubuh
·         Feedback langsung dapat terlihat

Kekurangan :
·         Karena bersifat spontan, maka kualitas komunikasi tergantung kepada kemampuan seseorang mengucapkannya. jadi, brsifat selintas bagi audiens.
·         Jika orang lain sedang berbicara dantidak diberi perhatian, maka poin penting akan hilang.
·         Audiens seringkali melihat orang berbicara dari penampilannya. Sehingga langsung men-judge seseorang by cover.

      3.      Membaca
Prinsip-prinsip membaca
1.      Speed (Kecepatan), kecepatan membaca sangatlah berpengaruh terhadap memori kita. Namun kecepatan membaca ini pula harus dibatasi. Ketika kita membaca sesuatu yang kira-kira memerlukan pemahaman tingkat tinggi, maka kita harus membaca secara teliti (bukan berarti lambat), namun jika kira-kira bacaan tersebut kurang relevan dengan kebutuhan, maka kita dapat membacanya selintas.
2.      Comprehension (Pemahaman), pemahaman terhadap apa yang kita baca, akan berpengaruh terhadap hasil dari apa yang kita baca. Maka dalam membentuk pemahaman secara efektif maka kita harus berkonsentrasi penuh pada suatu pesan.
3.      Efisiensi, Dalam membaca kita harus memikirkan faktor efisiensi. Membaca harus dengan efisien, sehingga dapat meng efektifkan apa yang harus di pahami dalam bacaan tersebut.
4.      Retensi (penyimpanan dalam ingatan tentang apa yang kita baca). Membaca dengan baik akan mempengaruhi retensi kita. Dalam otak kita sebenarnya terdapat pilar-pilar atau rak-rak ingatan. Dimana, kita harus dapat menyimpan dan memanage informasi dalam ingatan kita.

Empat Cara Membaca agar Efisien :
1.      Carefull Reading : bahan bacaan komplek, komperhensif, dan long term retention.
2.      Rapid Reading : Bahan bacaan sederhana, ringan, gambaran menyeluruh, retensi kurang
3.      Skimming : Tidak mengingat Detail, langsungke perspektif menyeluruh
4.      Scanning : Mencari data dan fakta tertentu.

Efisiensi :
·         Konsentrasi
·         Menggerakan Mata
·         Duduk dengan tenang
·         Jangan biarkan ada noise factor
·         Garis bawahi yang penting
·         Buat Ulasan
·         Mengontrol faktor Pribadi
·         Mengontrol faktor lingkugan

Bisnis dalam Pandangan Komunikasi
Azas-azas komunikasi modern lebih menekankan kebutuhan komunikan dan kesiapan komunikasi dalam proses komunikasi. Itu lebih penting dari pada fungsi pesan dan tujuan komunikator. Oleh karena itu, prinsip-prinsip yang lebih modern pun lebih memperhitungkan faktor peluang daripada produksi. Ketika permintaan akan suatu barang dan jasa melebihi penawarannya, maka yang terpenting adalah bagaimana memproduksi barang dan jasa sebanyak mungkin. Tetapi ketika keadaan menjadi sebaiknya, fokus kegiatan bisnis harus tertuju pada pertanyaan “apakah peluang pasar masih terbuka?”.
Peluang pasar sebenarnya tidak selalu signifikan dengan penawaran barang dan jasa. Artinya barang dan jasa dalam jumlah banyak tidak otomatis menyebabkan pasar menjadi jenuh. Sebaliknya, jumlah barang dan jasa yang sedikit atau langka tidak selalu menyebabkan peluang pasarnya menjadi besar. Kenapa demikian?
Pertama, dalam realitas psikologis ternyata kebutuhan dapat diciptakan. Kebutuhan manusia terhadap barang. Dalam konteks ini, peluang pasar dapat dibuka melalui mekanisme komunikasi yang secara berkesinambungan membentuk nilai sosial, preferensi, dan fungsi. Terbukanya peluang pasar bagi produk minimum merupakan hasil pengkondisian yang dilakukan oleh media massa melalui informasinya. Informasi itulah yang membentuk nilai-nilai, citra (image), dan kebutuhan. Dengan demikian, kegiatan komunikasi kerapkali dilakukan terlebih dahulu untuk membentuk peluang pasar.
Kedua, peluang pasar sangat ditentukan oleh citra konsumen mengenai barang dan jasa. Jika sebuah produk mampu meyakinkan konsumen bahwa produk itu memiliki kredibilitas (dapat dipercaya), memiliki fungsi, dijamin keamanannya dan keunggulan-keunggulan lainnya, peluang pasarnya pun akan terbentuk. Masalahnya, seringkali barang dan jasa tersebut tidak diketahui oleh khalayak karena tidak ada strategi komunikasi yang benar dan memadai. Kegiatan komunikasi yang dimaksud adalah berupa promosi. Kegiatan promosi meliputi :
·         Kegiatan hubungan antar manusia (human relation)
·         Kegiatan hubungan masyarakat (public relation)
·         Kegiatan advertertising atau iklan
Kegiatan yang efektif pada saat ini adalah memperkenalkan produk melalui jasa periklanan. Melalui kegiatan periklanan target yang diharapkan adalah bahwa konsumen mengenal karakteristik produk, memahami fungsi serta keunggulan produk it, lalu menjadi yakin keuntungan memakai produk tersebut. Salah satu dalil strategi periklanan menyebutkan bahwa iklan yang efektif adalah iklan berbiaya paling rendah, dapat mencapai sasaran orang-orang yang akan membeli. Oleh sebab itu sebelum melakukan kegiatan promosi lewat iklan, terlebih dahulu perlu diperhitungkan berapa dana yang tersedia baru menentukan strategi memilih media promosi yang tepat.


Sumber :
https://taniakharismaya.wordpress.com/2015/03/16/bisnis-dalam-pandangan-komunikasi/